Mengatasi Masalah Wanita

AvatarKecantikan, Kesehatan, Keluarga, Fashion, Karir dan Cinta

Faktor Perceraian dalam Rumah Tangga

Permasalahan didalam rumah tangga sering kali terjadi, mungkin memang sudah menjadi bagian dalam lika-liku kehidupan didalam rumah tangga, dan dari sini kita akan mengambil contoh yaitu kasus "Perceraian" yang kerap kali menjadi masalah dalam rumah tangga. Kesetian dan kepercayaan dalam hal ini memang menjadi faktor terpenting yang bisa membuat sebuah rumah tangga langgeng, tetapi apakah hanya kedua faktor tersebut untuk mencegah sebuah perceraian?

Penyebab timbul nya perceraian dalam rumah tangga mungkin beragam seperti contoh kasus para selebritis Pasha (vokalis group band Ungu) dan Rizki (vokalis group band The Titans) yang belakangan sedang marak di tayangkan infotainment.Dari kedua kasus diatas dapat kita lihat dan kita telaah kembali tentang bagaimana kedua pasangan tersebut mengalami keretakan dalam rumah tangga.

Lalu apa saja faktor penyebab timbul nya perceraian? dibawah ini ada faktor yang sering kali terjadi:
  • Kesetian dan kepercayaan : Didalam hal ini yang sering kali menjadi pasangan rumah tangga bercerai, dalam hal ini baik pria ataupun wanita sering kali mengabaikan peranan kesetiaan dan kepercayaan yang diberikan pada tiap pasangan, hingga timbul sebuah perselingkuhan.
  • Seks : Didalam melakukan hubungan seks dengan pasangan kerap kali pasangan mengalami tidak puas dalam bersetubuh dengan pasangannya, sehingga menimbulkan kejenuhan tiap melakukan hal tersebut, dan tentunya anda harus mensiasati bagaimana pasangan anda mendapatkan kepuasan setiap melakukan hubungan seks.
  • Ekonomi : Tingkat kebutuhan ekonomi di jaman sekarang ini memaksa kedua pasangan harus bekerja untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga, sehingga seringkali perbedaan dalam pendapatan atau gaji membuat tiap pasangan berselisih, terlebih apabila sang suami yang tidak memiliki pekerjaan.
  • Pernikahan tidak dilandasi rasa cinta : Untuk kasus yang satu ini biasanya terjadi karna faktor tuntutan orang tua yang mengharuskan anaknya menikah dengan pasangan yang sudah ditentukan, sehingga setelah menjalani bahtera rumah tangga sering kali pasangan tersebut tidak mengalami kecocokan.
  • Keturunan : Anak memang menjadi impian bagi tiap pasangan, tetapi tidak semua pasangan mampu memberikan keturunan, salah satu penyebabnya mungkin kemandulan pada salah satu pasangan tersebut, sehingga menjadikan sebuah rumah tangga menjadi tidak harmonis.
Dari kelima faktor diatas yang sering kali menjadi faktor sebuah perceraian adalah Kesetiaan dan Kepercayaan, hal ini ditunjukan dari data Pengadilan Agama dalam sepekan terakhir yang mencapai 80% kasus perceraian yang terjadi dalam rumah tangga di Indonesia.


Berlangganan artikel Harianku.com gratis lewat e-mail anda: Klik disini untuk berlangganan!

19 komentar:

November 28, 2008 at 12:42 AM mascayo said...

mudah-mudahan ngga nimpa saya
ngga deh
doain saya setia yaa ...

November 28, 2008 at 1:14 AM yoki said...

@mascayo
mudah-mudahan saya juga nggak :)
halah.. nikah aja belum :D

November 28, 2008 at 1:16 AM yoki said...

@mascayo
mudah-mudahan saya juga nggak :)
halah.. nikah aja belum :D

emang bener mas.. skrang problem ekonomi malah bisa bikin sepasang suami istri saling bunuh krn stress, nice info!

November 28, 2008 at 6:17 AM det said...

apa ang dipersatukan tuhan tidak bisa dipisahkan manusia ;)

November 28, 2008 at 8:32 AM mingto, obsesion seleb said...

klo sy menilainya, perceraian itu faktor utamanya adalah kebosanan dalam RT. Misalnya, sang istri tidak gaya seksnya itu2 saja

November 28, 2008 at 12:08 PM yudi said...

sepertinya pemicu yang paling utama adalah ekonomi dan seks :-)

November 28, 2008 at 2:59 PM Cak Win said...

Mungkin kurangnya komunikasi dan kurang saling mengerti menjadi pemicu perceraian, meskipun banyak hal hal yang mempengaruhinya. :)

November 28, 2008 at 3:00 PM syamsu said...

kesetiaan dan kepercayaan menurun berawal dari seks yang tidak puas, dan ekonomi yang tidak tercukupi

November 28, 2008 at 3:08 PM sapimoto said...

Kalau saya nulis di blog, kejadian cerai gara-gara yang satu ngomel terus... :)

November 28, 2008 at 4:46 PM a-ha said...

membeli sate apakah solusinya? he2

November 28, 2008 at 6:07 PM sawali tuhusetya said...

saya tadi juga sempat nonton tayangan infotaintment, mbak. kalau saya perhatikan, ternyata yang suka kawin cerai itu malah mereka yang banyak duwit dan jadi publik figur. duh, apa mungkin lantaran banyak duwit ya, sehingga suka gonta-ganti pasangan?

November 28, 2008 at 8:53 PM munawar am said...

sedih juga sih melihat kawin-cerai yang dipertontontonkan celeb kita. mereka hadir sebagai public figur hadir dalam setiap tayangan televisi. Ahh..., tidak untuk ditiru; bukan?

November 28, 2008 at 9:57 PM bocahiseng said...

mungkin juga karana sudah tidak mau mengalah dan merasa benar dua-duanya???

November 29, 2008 at 10:02 AM casual cutie said...

mudah2an sy dan pasangan awet selamanya

November 29, 2008 at 10:06 AM inforesep said...

mungkin krn mrk ga cocok. pas lg cinta2nya yg diliat cm saling cinta. tp pas msk ke kehidupan rumah tangga, sifat asli masing2 keluar. jd kaget dan akirnya mutusin bt cerai

November 29, 2008 at 5:42 PM harianku said...

@mascayo: semoga saja tidak mas
@yoki: mungkin dampak krisis ya mas
@det: Saya setuju dengan apa yang mas katakan
@mingto: dalam hal ini memang berfariasi mas faktor penyebab nya
@yudi: pengalaman pribadi yah mas :P
@cak win: ya betul mas
@syamsu: betul mas
@sapimoto: waduh kayanya ketinggalan yang mas bilang tuh, tapi jangan sampe deh :)
@arif: yang abang bawa kue eh sate nih :P
@sawali: mungkin bisa jadi mas :P
@munawar: jangan sampai yah
@bocah iseng: tapi kan kalo faktor emosi tentunya ada hal yang menjadi penyebab nya mas
@casual cutie: saya doakan mba biar tetep langgeng
@inforesep: itu bisa menjadi salah satu penyebab nya mba :)

November 29, 2008 at 7:47 PM marsudiyanto said...

Saya sudah page rank 23 untuk urusan perkawinan...

November 30, 2008 at 5:50 PM Dapat Duit said...

wah emang keluarga tanpa landasan agam yg kuat bagaikan rumah tanpa podasi, mudah roboh mudah cerai

December 1, 2008 at 4:07 PM arieyanie said...

:o sgt miriz memang melihat keadaan sekarang yang orang suka kawin cerai kek ganti baju azah.

hidup sekali
mati sekali
nah,..bwt saya perkawinan pun harus sekali seumur hidup.

Post a Comment